Share :

Halo sobat JF

Hukum pidana adalah bagian dari keseluruhan hukum yang berlaku di suatu negara yang mengadakan dasar-dasar dan mengatur ketentuan tentang perbuatan yang tidak boleh dilakukan, dilarang yang disertai ancaman pidana bagi barang siapa yang melakukan. Tujuan utamanya adalah untuk mengatur tingkah laku manusia dalam menjaga ketertiban, keadilan, serta mengantisipasi kekacauan di lingkungan.

Dalam hukum pidana , mengenal istilah “ Restorative Justice”. Dimana penerapannya sudah diberlakukan. Berikut contoh kasus di Indonesia yang menerapkan Restorative Justice:

  1. Kasus Murdani curi kelapa sawit untuk membeli beras (Riau)
  2. Kasus Umar yang mencuri dompet berisi 92 ribu dan hp untuk membiayai ibunya (Gresik)
  3. Kisah seorang ayah dibebaskan usai mencuri handphone untuk anaknya sekolah

( Pangkal Pinang)

  1. Irfan si pencuri susu untuk ananknya

Dst

Dalam penerapan hukum pidana, paling tidak terdapat 3(tiga) hal yang ingin dicapai dengan pemberlakuan hukum pidana di dalam masyarakat, yaitu membentuk atau mencapai cita kehidupan masyarakat yang ideal atau masyarakat yang dicitakan, mempertahankan dan menegakkan nilai-nilai luhur dalam masyarakat, dan mempertahankan sesuatu yang dinilai baik (ideal) dan diikuti oleh masyarakat dengan teknik perumusan norma yang negatif.

Tujuan pengenaan sanksi pidana dipengaruhi oleh alasan yang dijadikan dasar pengancaman dan penjatuhan pidana, dalam konteks ini alasan pemidanaan adalah pembalasan, kemanfaatan, dan gabungan antara pembalasan yang memiliki tujuan atau pembalasan yang diberikan kepada pelaku dengan maksud dan tujuan tertentu.

Menurut Tony F. Marshall  “Restorative justice is a process whereby all the parties with a stake in a particular offence come together to resolve collectively how to deal with the aftermath of the offence and its implications for the future”. (Restorative justice adalah sebuah proses dimana semua pihak yang berkepentingan dalam pelanggaran tertentu bertemu bersama untuk menyelesaikan secara bersama-sama untuk menyelesaikan secara bersama-sama begaimana menyelesaikan akibat dari pelanggaran tersebut demi kepentingan masa depan).

Jika disederhanakan Keadilan Restoratif atau biasa disebut Restorative Justice ialah suatu penyelesaian perkara tindak pidana yang dilakukan secara adil dengan melibatkan pelaku, korban, dan juga pihak-pihak yang terkait dengan cara menekankan pemulihan kembali pada keadaan semula dan bukan merupakan suatu pembalasan.

Karena sejatinya yang dicari dalam sebuah proses pemidanaan pun adalah keadilan, sehingga sang pemutus nantinya bisa menciptakan putusan yang berdasarkan keadilan dan bukan berdasarkan hukum, sama seperti adagium populer “Fiat Justisia Ruat Coelum”,walau langit runtuh KEADILAN harus ditegakkan.

Leave Your Comment

Subscribe

Subscribe us for Amazing Updates and News about Elementor.

Jasa layanan konsultasi seputar hukum. Yuris ID atau Jf Law Firm adalah firma yang berbadan hukum. serta  Memiliki legalitas yang lengkap dan legal dalam melakukan aktifitas pendampingan serta bantuan hukum.

Quick Links

Copyright © 2021 Yuris.id by JF Law Firm. All Rights Reserved